Showing posts with label Konstruksi. Show all posts
Showing posts with label Konstruksi. Show all posts

Monday, July 27, 2020

Merancang Atap Dak Beton

Merancang Atap Dak Beton - Bagi Anda yang memiliki rumah dengan atap dak beton mungkin sering mengalami masalah kebocoran pada saat musim hujan atau hujan terjadi. Biasanya pada daerah sambungan antara genteng dan dinding / ban-banan, genteng dan bubungan sering terjadi kebocoran. Selain itu pada bagian sela - sela genteng apabila kemiringan atap terlalu landai dan hujan terjadi disertai angin.

Sumber: Top1toto

Oleh karena itu desain atap dak beton harus diperhatikan dengan baik dan detail agar tidak terjadi kebocoran. Apabila kebocoran dibiarkan terus-menerus maka akan menyebabkan besi tulangan pada dak beton menjadi berkarat yang dapat menyebabkan masalah lebih serius yaitu atap dak beton runtuh.

Untuk mendapatkan hasil atap dak beton yang kuat dan tahan bocor maka berikut adalah langkah perancangan atap dak beton yang baik :

Merancang Atap Dak Beton

  1. Dalam desain atap dak beton sebenarnya mentoleransi keretakan, namun maksimal hanya sebesar 0,003. Namun untuk mendapatkan durabilitas yang baik pada atap dak terlebih lagi pada tandon air / kolam renang yang setiap saat terisi air maka perlu dilakukan pembatasan tegangan tarik tulangan. Jadi bagian ini membutuhkan ketebalan pelat beton dan kebutuhan tulangan yang lebih dibandingkan lantai biasa.
  2. Anda juga harus memperhatikan letak tulangan, agar selimut beton / concrete cover sedikit lebih besar dari pada beton pada umumnya. Bagian ini paling tidak memiliki ketebalan 4 cm agar lebih aman terhadap korosi dengan mutu beton yang baik. Saat dak beton ini telah kering maka untuk memastikannya, Anda dapat mengukur ketebalan dak beton ini menggunakan sebuah alat ukur yaitu Thickness Meter atau Rebar Detector khusus untuk beton.
  3. Plat beton dengan lendutan / defleksi yang terlalu berlebihan dapat mengakibatkan genangan di tengahnya, apabila genangan ini dibiarkan maka dapat merembes ke dalam beton hingga mencapai tulangan beton. Genangan air yang terkumpul juga dapat menyebabkan tetesan air, pada bentangan dan beban standar sekitar 3 m bentang balok dengan beban hidup 200 kg/m2 biasanya lendutan / defleksi tidak terlalu menjadi permasalahan. Namun bila melebihinya maka desain atap dak beton harus diperhatikan dengan sangat teliti.
  4. Slope atau kemiringan atap dak yang tereskpos oleh cuaca sangat diperlukan untuk menjamin agar air segera cepat mengalir dan tidak terus - menerus menggenang. Nilai minimum kemiringan ini sekitar 0,5% yang akan lebih baik lagi bila mendekati nilai 1%, sebagai contohnya untuk bentang 3 m maka kemiringannya adalah 1% x 3 m = 0.03m (3 cm). Kemiringan ini dapat dibuat dengan membuat ketebalan beton yang berbeda atau bergradasi pada plasteran di atas beton dan akan lebih bagus lagi apabila kemiringan dibuat langsung pada plat betonnya, sehingga ketebalan plasteran di atasnya sama.
  5. Agar tidak mudah pecah dan retak maka pastikan plasteran yang dibuat tidak terlalu tipis. Akan tetapi apabila akan membuat plasteran yang tebal maka perlu memakai wiremesh (besi tulangan yang dilas secara fabrikasi membentuk kotak - kotak seperti pemasangan tulangan) atau paling tidak kawat ayam. Hal ini berguna agar tulangan mempunyai kekuatan tarik yang cukup sehingga memperkecil kemungkinan retak. Plesteran standar memiliki ketebalan sekitar 3 - 4 cm.
  6. Slope atau kemiringan dapat dibuat secara 1 arah atau 2 arah dari level tertinggi hingga yang terendah. Pada posisi terendahnya bila air tidak boleh jatuh bebas maka harus diberikan tanggulan yang menyatu / monolit pada saat pembesian dan pengecoran plat dak. Akan tetapi bila terdapat parapet / dinding pendek, maka pastikan bagian bawah dinding tingginya sekitar 15 cm dari level dak juga dicor monolit dengan plat beton.
  7. Apabila air hujan tidak jatuh bebas maka pembuatan drain dan down pipe / saluran pembuangan merupakan hal yang penting untuk dilakukan. Saluran ini berfungsi vital untuk membuang air yang terkumpul di level paling bawah agar tidak terjadi genangan pada pelat lantai. Agar tidak menjadi sumber kebocoran maka pastikan lubang drainase harus dipasang dengan baik. Berikan juga flange / sayap pada pipa guna menahan agar tidak bocor terkadang diaplikasikan. Pastikan juga lubang drainase tidak tersumbat oleh kotoran seperti daun - daunan, plastik, dll saat operasionalnya. Air yang tidak mengalir lama-kelamaan akan menjadi beban pada atap. Dan bila atap tidak didesain untuk hal ini maka dapat mengalami kegagalan struktur / runtuh.
  8. Material waterproofing saat ini telah lazim banyak digunakan untuk memberikan proteksi terhadap kebocoran. Macam-macam waterproofing misalnya : Integrated water proofing, yaitu aplikasinya dicampurkan pada saat pengadukan beton mentah yang kerjanya mengisi pori - pori yang terjadi dalam beton. Tipe membran yang kedua yaitu menutup permukaan beton dengan elemen membran atau asphalt yang dibakar, namun ada juga tipe coating yang melapisi permukaan beton dengan bahan / cairan waterproofing. Material waterproofing berjenis membran dan coating harus mempunyai elastisitas yang baik dan tahan terhadap cuaca panas maupun hujan. Akan tetapi bila struktur beton tidak bekerja secara optimal maka bahan waterproofing terbaik sekalipun juga tidak dapat mencegah kebocoran.
  9. Apabila plat eksisting (plat dak lama) mengalami retak - retak maka sebaiknya dilakukan perbaikan struktur (misal dari lendutan yang terlalu berlebihan) maka struktur plat harus diperkuat. Retak pada beton dapat diperbaiki dengan cara grout injection. Cara ini merupakan pengaplikasian cairan semen bermutu tinggi dengan dibantu pompa agar masuk pada bagian beton yang retak.
Baca juga informasi menarik lainnya seputar konstruksi seperti pembuatan jalan beton dan tahapan pembuatan jembatan pada link tersebut. Dapatkan pula berbagai konsultasi mengenai berbagai alat ukur yang digunakan dalam konstruksi di link tersebut.

Thursday, April 16, 2020

Uji Korosi pada Struktur Baja

Uji Korosi pada Struktur Baja - Korosi merupakan proses kerusakan pada sifat material logam yang disebabkan karena reaksi elekrokimia karena interaksi logam dengan lingkungan. Pada elemen struktur umumnya korosi ini tidak dapat dicegah sepenuhnya, karena sangat sulit dan tentunya mahal untuk dapat memproteksi secara keseluruhan dan permanen suatu elemen struktur dari serangan korosi.

Uji Korosi pada Struktur Baja

Akan tetapi usaha untuk mencegah, mengendalikan dan memantau tingkat korosi pada elemen struktur tetap dibutuhkan untuk menghindarkan terjadinya kegagalan struktur karena proses korosi yang terjadi pada rangka struktur bangunan.

Perencanaan proteksi atau pengendalian korosi dilakukan dengan cara memberikan proteksi kepada komponen struktur yang akan membuatnya terlindung dari korosi dalam rentang waktu tertentu. Selain itu juga harus dilakukan dengan cara memperbaharuinya secara berkala selama umur rencana struktur.

Uji Korosi pada Struktur Baja

Perencanaan pengendalian korosi bertujuan mengatur laju korosi dan dengan metode tertentu akan membuat laju korosi dapat dikendalikan dan tetap dalam batas wajar yang dapat ditahan konstruksi struktur bangunan. Dengan ini juga dapat membuat kita memprediksikan umur dari struktur bangunan tersebut untuk dilakukan penggantian secara berkala.

Upaya pemantauan korosi dan uji korosi bertujuan untuk memantau tingkat korosi agar tidak melebihi batas yang diijinkan yang dapat mengakibatkan kegagalan struktur akibat penurunan kapasitasnya. salah satu kegagalan dalam aspek pengendalian korosi adalah pengendalian korosi ini dapat menyebabkan struktur mengalami kegagalan dini struktur.

Pengendalian Korosi

Perlindungan atau pengendalian korosi sendiri dapat dikelompokkan menjadi empat golongan besar yaitu :
  • Mengganti jenis logam dan desain
  • Mengganti media korosif
  • Mengubah potensial (tegangan)
  • Melapisi permukaannya

Cara pengendalian diatas bertujuan untuk menghambat laju korosi sehingga diharapkan umur logamnya menjadi lebih lama, penghematan pemakaian bahan. Hal ini tentu akan berhubungan langsung dengan penurunan biaya untuk pemeliharaan struktur bangunan yang berkaitan dengan korosi.

Pemantauan Korosi pada struktur Baja

Pemantauan korosi yang terjadi pada struktur baja dilakukan untuk memastikan bahwa korosi yang terjadi tidak membahayakan struktur atau mengakibatkan kegagalan struktur. Untuk mengetahui prosentase korosi yang terjadi dapat dilakukan uji korosi dengan mengukur ketebalan profil baja yang belum terkorosi, dengan ultrasonic testing.

Ultrasonic Testing (UT) adalah pengujian yang memakai gelombang suara frekuensi tinggi antara 0,5 hingga 15 MHz dalam pemeriksaan dan melakukan pengukuran. Metode ini diterapkan dalam alat seperti halnya thickness meter, selain itu penggunaannya juga luas dalam aplikasi teknik seperti deteksi dan evaluasi cacat, pengukuran dimensi, karakterisasi material, dan lain - lain.

Secara umum, pengujian ultrasonik didasarkan pada penangkapan dan kuantifikasi gelombang pantul (pulse-echo) atau gelombang yang ditransmisikan (melalui transmisi). Masing - masing dari kedua jenis ini digunakan pada pengaplikasian tertentu. Akan tetapi pada umumnya, sistem pulse echo lebih useful karena hanya memerlukan akses dari satu sisi ke objek yang diperiksa.

Prinsip dasar Pengujian Ultrasonic

Sistem inspeksi UT pulse - echo terdiri dari beberapa komponen alat, seperti pulser atau receiver, transducer dan perangkat display. Analisis struktur dilakukan dengan penampang profil yang terukur untuk mengetahui apakah rasio tegangan pada struktur masih memenuhi syarat yang diijinkan.

Jika tidak memenuhi maka dilakukan perhitungan atau treatment tertentu untuk mengembalikan kapasitasnya. Jika penurunan kapasitasnya masih dalam batas yang diijinkan, selanjutnya dilakukan perhitungan dimensi minimum profil elemen struktur yang ditinjau yang menghasilkan rasio tegangan yang masih diijinkan.

Dari dimensi minimum ini dan dari perkiraan laju korosi akan dapat juga diperkirakan sisa masa layan struktur.

Sunday, March 15, 2020

Penyebab Robohnya Bangunan Struktur Baja

Penyebab Robohnya Bangunan Struktur Baja - Konstruksi baja merupakan konstruksi yang menggunakan batang - batang baja sebagai pengganti beton. Pada tiap titik pertemuan batang baja tersebut kemudian disambung dengan menggunakan mur dan baut, las lumer ataupun dengan cara dilas. Baja - baja tersebut dirangkai dengan sedemikian rupa untuk menjadi rangka pada bangunan.

Penyebab Robohnya Bangunan Struktur Baja
Sumber : Distributor Alat Ukur Indonesia
Menggunakan struktur baja memanglah praktis dan sangat mudah untuk pengerjaannya, penggunaan struktur baja ini sering digunakan pada gudang, pabrik, lapangan futsal, dll. Akan tetapi apabila salah perhitungan pada penggunaan baja dapat menyebabkan roboh karena terlalu berat menahan beban pada batang dari sebuah bangunan yang akan membahayakan orang - orang yang ada di sekitarnya.

Baca juga : Pembuatan Jalan Beton

Seperti yang kita ketahui bahwa baja merupakan logam turunan dari besi dengan campuran unsur paduan lainnya, jadi baja bahan dasarnya adalah unsur besi. Baik besi maupun baja mempunyai tingkat kekerasan yang kurang lebih sama yaitu sekitar 6 - 7 skala mohs, nilai ini dapat diukur menggunakan alat ukur kekerasan hardness tester.

Meskipun memiliki kekerasan yang baik, namun struktur baja juga dapat mengalami roboh karena faktor :

Penyebab Robohnya Bangunan Struktur Baja

1. Desain yang kurang tepat

Mendesain memanglah hal yang menyenangkan sekaligus susah jika salah memilih barang atau salah memperhitungkan pemilihan dimensi baja akan berakibat fatal.

2. Pemasangan yang kurang Bagus

Pemasangan struktur baja memang hanya menggunakan mur dan baut namun jika pemasangan tidak tepat mur tersebut akan kendor dan seiring berjalannya waktu mur akan lepas karena menahan beban yang berlebih.

3. Pengelasan yang tidak sempurna

Pengelasan jadi satu – satunya untuk menyambungkan dua baja agar menjadi satu dengan teknik las baja akan menjadi kuat, namun jika pengelasan dengan sistem asal – asalan dan kurang lebar dan banyak bisa dipastikan bangunan akan roboh.

4. Pengerjaan yang kurang teliti

Meskipun pemasangan baja dianggap mudah namun jika pengerjaannya tidak teliti juga akan menghasilkan pengerjaan yang sia – sia. Pengawasan dan pengerjaan yang teliti mutlak dilakukan untuk menjamin keselamatan pada orang yang di dalam bangunan maupun orang – orang sekitarnya.

5. Faktor alam

Gempa bumi menjadi faktor yang dapat membuat bangunan menjadi rusak dan hancur, bila tidak dilakukan perhitungan yang matang maka akan mengalami gagal konstruksi.

Dengan memperhatikan semua penyebab utama bangunan struktur baja bisa roboh di atas, diharapkan para kontraktor dan pekerja bangunan lebih berhati - hati dan teliti pada saat pemasangan baja. Memang harus diakui jika pondasi baja ini lebih kuat dibandingkan material lainnya, selain itu juga tahan dari serangan rayap.

Monday, February 3, 2020

Penyebab Rumah Sering Bergetar

Penyebab Rumah Sering Bergetar - Setiap rumah memiliki kemampuan untuk menahan getaran yang skalanya tidak terlalu besar, bahkan belakangan ini mulai bermunculan material - material khusus yang diklaim dapat bertahan dari getaran yang disebabkan karena gempa bumi.

Penyebab Rumah Sering Bergetar

Saat terjadi getaran maka bagian rumah seperti dinding, jendela dan sudut rumah akan mengalami getaran yang paling hebat. Apabila getaran tersebut masih memiliki frekuensi yang jarang atau tidak terlalu sering maka Anda jangan terlalu panik atau takut.

Namun bagaimana bila dinding dan bagian lainnya dari rumah sering bergetar?

Tentunya Anda akan sangat khawatir kalau rumah akan ambruk karenanya. Sebenarnya tidak semua rumah yang bergetar itu bisa ambruk, akan tetapi hal itu berarti menandakan ada yang bermasalah pada konstruksi rumah tersebut. Apabila rumah sering bergetar maka ada beberapa penyebabnya, berikut adalah penyebab rumah sering bergetar :

Penyebab Rumah Sering Bergetar

  1. Struktur pondasi yang tidak terlalu kecil sehingga tidak kuat menahan beban di dalam rumah, hal ini akan menyebabkan getaran ketika ada beban berlebih, bila hal ini terjadi maka Anda perlu melakukan pemeriksaan pondasi
  2. Posisi rumah berada di lokasi yang sering dilewati kendaraan atau jalur transportasi seperti rel kereta api, jalan tol, bandara dan lainnya. Getaran yang dihasilkan kendaraan tersebut kemudian akan merambat ke struktur bangunan dan menyebabkannya bergetar pula
  3. Adanya beban tambahan di dalam rumah seperti penambahan lantai atau tingkat, tandon air, peralatan atau furniture berukuran besar dan lainnya. Kelebihan beban tentunya mempengaruhi kestabilan struktur pondasi sehingga dapat menimbulkan getaran
  4. Alasan terakhir yaitu gagal konstruksi, kondisi ini terjadi akibat konstruksi bangunan yang tidak memenuhi persyaratan sehingga timbul kerusakan pada beberapa bagian struktur yang menyebabkan beberapa bagian sering bergetar atau bahkan dapat menyebabkan bangunan ambruk
Ketika suatu bangunan mengalami gagal konstruksi biasanya akan memberikan beberapa gejala sebelum ambruk seperti timbulnya retakan atau patahan, pondasi bergeser dan sebagainya. Apabila hal ini sudah terjadi maka Anda harus segera melakukan audit struktur bangunan tersebut.

Maka dari itu, ada baiknya Anda harus mengingat kapan getaran di rumah mulai terasa? Apakah sejak pertama kali rumah ditempati? ketika ada pembangunan di sekitar rumah? atau tiba - tiba saja rumah tersebut bergetar?

Hal tersebut dapat menjadi bahan analisa bagi Anda untuk mengetahui penyebab kenapa rumah atau bangunan bergetar. Berangkat dari kejadian tersebut kami CV. Java Multi Mandiri yang merupakan perusahaan Distributor Alat Ukur Indonesia yang dapat menyediakan berbagai alat ukur untuk menguji kelayakan dan kekuatan bangunan.

Kami menyediakan alat ukur seperti alat ukur getaran vibration meter untuk mengukur getaran pada bagian bangunan. Selain itu kami juga menyediakan berbagai jenis alat uji NDT seperti hardness tester / alat ukur kekerasan, thickness meter untuk mengukur ketebalan beton, dsb.

Tuesday, April 23, 2019

Bangunan Lepas Pantai

Bangunan lepas pantai - Bangunan merupakan hasil dari proses konstruksi yang digunakan untuk keperluan tertentu. Setiap bangunan tentu mempunyai fungsinya masing - masing, yang terpenting disini adalah bangunan tersebut harus memberikan rasa aman bagi pemakainya.

Bangunan Lepas Pantai

Dari berbagai jenis bangunan mungkin kita sudah tidak asing lagi mendengar bangunan lepas pantai. Bangunan ini memang dibuat jauh dari garis pantai yang biasanya difungsikan untuk keperluan kilang minyak bumi maupun gas alam.

Bangunan lepas pantai juga sering disebut dengan anjungan lepas pantai, Bangunan ini merupakan infrastruktur yang berada di tengah laut dan tidak terhubung ke daratan. Seperti yang telah dijelaskan bahwa bangunan lepas pantai berfungsi untuk menambang sumber daya mineral seperti minyak, gas, batu bara dan lain sebagainya.

Jadi dapat dikatakan bahwa bangunan lepas pantai dapat berfungsi sebagai penghasil energi terbarukan. Namun kita jangan berfikiran bahwa bangunan lepas pantai sama halnya dengan bangunan yang ada di daratan. Bangunan lepas pantai tentu mengalami banyak sekali tantangan.

Tentu logam yang digunakan harus memenuhi persyaratan yang tinggi, seperti halnya tingkat kekerasan yang baik. Tingkat kekerasan ini dapat diuji menggunakan alat uji NDT, selain itu masalah korosif juga menjadi perhatian utama dalam membuat bangunan lepas pantai.

Berikut adalah beberapa contoh bangunan atau anjungan lepas pantai :

Jacket Structure

Jacket merupakan jenis bangunan lepas pantai yang dikembangkan di perairan dangkal hingga sedang kedalamannya. Platform jacket berupa anjungan yang tertancap pada dasar laut dengan tiang pancang sebagai pondasinya yang harus memenuhi syarat agar jenis bangunan ini berdiri.

Tension Leg Platform

Tension Leg Platform atau TLP merupakan bangunan lepas pantai yang terapung yang proses pembuatannya di darat, namun diaplikasikan di laut. Hal ini dilakukan karena pembangunan yang dilakukan di laut akan lebih mahal. TLP dibuat mengapung karena laut yang terlalu dalam sehingga menggunakan tegangan tali. Hal ini agar platform tidak dipengaruhi gaya eksternal yang dapat menyebabkan perubahan posisi.

Jack Up Rig

Jack Up Rig merupakan platform yang berguna sebagai pengeksplor laut untuk pengeboran. Oleh karena itu Jack Up Rig merupakan struktur yang dapat bergerak untuk menemukan sumber mineral baru, setelah menemukan dan mengebor sumber mineral maka Jack Up Rig akan pergi mengeksplor kembali dan tempat yang sudah di bor akan digantikan oleh fixed platform seperti TLP dll.