Tuesday, October 22, 2019

Sifat Sifat Cahaya

Sifat Sifat Cahaya - Cahaya masuk ke dalam gelombang elektromagnetik dengan panjang gelombangnya sekitar 4 x 10-7 m hingga 7,6 x 10-7 m.  Seorang fisikawan, Maxwell menyebutkan bahwa cahaya merupakan rambatan gelombang dari hasil kombinasi medan magnetik dan medan listrik. Gelombang elektromagnetik adalah hasil dari adanya medan magnetik dengan medan listrik yang termasuk juga dalam jenis gelombang transversal karena arah rambatnya tegak lurus dengan arah getarnya.

Sifat Sifat Cahaya
Sumber : alat ukur intensitas cahaya
Untuk lebih jelasnya, berikut adalah sifat sifat yang dimiliki oleh cahaya :

Sifat Sifat Cahaya

1. Cahaya dapat merambat pada ruang hampa

Tentu kita dapat merasakan dan melihat bahwa cahaya matahari yang jarak antara matahari dan bumi sendiri terbentang hingga ratusan juta kilometer tetap dapat sampai ke bumi. Padahal kita juga tahu bahwa ruang angkasa merupakan ruang hampa udara yang sangat amat luas, ini membuktikan bahwa cahaya dapat merambat melalui ruang hampa udara.

2. Cahaya mengikuti garis lurus atau merambat lurus

Tentu Anda pernah melihat cahaya dari lampu senter dan juga dari sinar laser, cahaya yang dihasilkan pastilah akan lurus dari sumbernya bukan. Jadi dapat disimpulkan pula bahwa cahaya akan merambat lurus dari sumbernya, sedangkan pada alat - alat tersebut sudah diatur agar arah rambatnya lurus ke depan saja.

3. Cahaya dapat menembus benda bening

Selanjutnya apakah Anda pernah mengarahkan cahaya senter ke benda bening seperti kaca? tentu Anda akan melihat cahaya akan menembusnya bukan. Berbeda dengan cahaya yang mengenai benda yang bukan benda bening, maka akan menghasilkan bayangan. Jadi sifat cahaya selanjutnya adalah cahaya dapat menembus benda bening.

4. Cahaya dapat dipantulkan (refleksi)

Cahaya bisa dipantulkan secara teratur dan tidak teratur, berikut adalah penjelasan yang lebih lanjut :
  • Pemantulan cahaya secara teratur
Ketika cahaya mengenai benda yang permukaannya datar dan mengkilap maka cahaya akan dipantulkan secara teratur, sebagai contoh adalah bila cahaya mengenai kaca, maka akan dipantulkan secara teratur. Sudut datang cahaya akan sama dengan sudut pantul cahaya tersebut.
  • Pemantulan baur
Pemantulan tidak teratur sering disebut dengan pemantulan baur atau difus terjadi ketika cahaya mengenai benda yang permukaannya kasar, bergelombang, dan tidak mengkilap yang contohnya adalah cahaya yang mengenai permukaan aspal, permukaan air dan permukaan batu.

5. Cahaya memiliki energi dalam bentuk radiasi

Cahaya matahari yang mengenai tubuh, maka akan terasa panas yang sama halnya pada saat siang hari di rumah kita akan terasa panas. Hal inilah yang disebut radiasi panas dari cahaya matahari

6. Cahaya dapat dibiaskan

Ketika cahaya melewati dua medium yang berbeda maka cahaya akan dibiaskan, seperti halnya pada kasus sebatang pensil yang dicelupkan di dalam gelas yang berisi air. Bila kita melihatnya dari samping maka akan terlihat pensil patah padahal pensil tidak patah. Hal ini terjadi karena cahaya yang tadinya merambat di udara yang partikelnya renggang kemudian melewati air yang lebih rapat.

7. Cahaya dapat diuraikan

Cahaya matahari merupakan cahaya polikromatik yang berarti bila cahaya matahari tersebut melewati sebuah prisma segitiga maka cahaya matahari akan diuraikan menjadi warna seperti warna pelangi yaitu MEJIKUHIBINIU.

8. Cahaya termasuk gelombang transversal

Bentuk gelombang cahaya sama dengan gelombang transversal pada tali yang digerak - gerakan.

0 comments:

Post a Comment